Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Travelling

New View Of Kereng Bangkirai

Nah, mengacu kepada postingan semacam eeng.. inggg.. eengg di sini (termasuk rute ke danaunya) aye mau nunjukin lagi view baru dari Danau Kereng Bangkirai. Sekarang sudah banyak fasilitas baru yang ditambahkan di sini, karena katanya sih tempat ini direncanakan bakal jadi objek wisata andalan di Kota Palangka Raya.

#CatatanCakrawala - Sebuah Perjalanan Tak Terduga di Hulu Kabupaten Kapuas #Masuparia

Desa Masuparia Masupa Ria, adalah salah satu Desa yang berada di hulu Kapuas, tepatnya di hulu Sungai Mendaun anak Sungai Kapuas. Sekedar Informasi Desa terujung di Sungai Kapuas adalah Tumbang Bukoi, dan Desa yang berada di Muara Sungai Kapuas adalah Desa Batanjung. Keduanya berada di Kabupaten Kapuas, kabupaten yang wilayahnya memanjang dari hilir sampai ke hulu Kapuas. Tapi bukan Kapuas di Pontianak, tetapi di Kalimantan Tengah (biar ga typo hehe). Desa ini juga berada di daerah perbukitan yang merupakan jajaran Pegunungan Schwaner dan Muller, sehingga Masupa Ria juga termasuk dalam Jantung Kalimantan (Heart of Borneo). Di daerah ini juga terdapat areal pedulangan emas yang materialnya diambil dari kaki Gunung Puti/Masupa. Di tempat ini juga terdapat 3 Air Terjun dengan tinggi sekitar 100 meter.

#CatatanCakrawala - Panorama Pasir Putih, Air Terjun Bumbun dan Tugu Equator Tumbang Olong #ExploreMurungRaya

Bukit Pasir Putih, mungkin juga disebut Bukit Tengkorak, adalah salah satu bukit yang cukup tinggi di jalur HPH yang menghubungkan daerah Uut Murung dan Muara Bumban. Ketinggiannya hampir mencapai >200an mdpl, tidak jauh dari situ terdapat Air Terjun Bumbun berketinggian sekitar 80 meter dan Desa Tumbang Olong yang merupakan ibukota Kecamatan Uut Murung. Di sanalah terdapat Tugu Khatulistiwa karena letaknya tepat di atas garis Khatulistiwa, dengan kata lain tempat tersebut jika diambil garis lurus maka sejajar dengan Kota Pontianak di Kalimantan Barat.  Titik kulminasi yaitu saat Matahari berada di atas garis Khatulistiwa (sekitar tanggal  21-23 Maret dan 21-23 September), juga terjadi di Tugu Equator Tumbang Olong ini, walaupun mungkin berbeda jam dengan Tugu yang di Pontianak. Pada saat itu bayangan kita akan tidak terlihat selama beberapa detik, karena Matahari akan berada tepat di atas kepala kita. Jarak tempuh menuju Kecamatan Uut Murung ini cukup jauh, sekitar...

#CatatanCakrawala - Betang Konut, Panorama Perbukitan Tanah Siang, dan Riam Dirung Duhung di Saripoi #ExploreMurungRaya

... lanjutan dari part Liang Pandan Betang Konut, atau bisa disebut Rumah Panjang adalah salah satu Rumah Adat Dayak Siang, tepatnya di Desa Konut Kecamatan Tanah Siang Kabupaten Murung Raya. Desa Konut ini berada di ketinggian sekitar >100an mdpl, karena letaknya yang berada di atas perbukitan. Di daerah ini juga terdapat Balai Diklat yang disekitarnya kita dapat melihat panorama perbukitan dan Kota Puruk Cahu dari kejauhan. Jarak Desa Konut dari Puruk Cahu hanya sekitar 7 km. Riam Dirung Duhung, adalah salah satu Riam di Sungai Bumban, tepatnya di Saripoi, ibukota Kecamatan Tanah Siang. Jarak Saripoi dari Puruk Cahu sendiri juga sekitar 28 km. Perjalanan sekitar 30 menit melintasi jalan cor semen yang seringkali berbatu-batu dan satu jalur dengan jalan menuju desa Konut ini sendiri. Selain jalur Konut ini ada juga jalan alternatif lain menuju Saripoi, yakni melewati Olong Nango/Olung Siron atau Muara Bumban (Jalur Logging).

#CatatanCakrawala - Air Terjun Sanggarahan/Liang Pandan #ExploreMurungRaya

#Latepost. Ini adalah beberapa catatan kecil perjalanan admin di Murung Raya, ada beberapa tempat yang admin explore, diantaranya Air Terjun Tosah (udah diceritain di post sebelumnya klik di sini ), Air Terjun Sanggarahan atau sebutan lainnya Liang Pandan, Riam Dirung Duhung di Saripoi, Air Terjun Bumbun di Desa Laas, Bukit Pasir Putih dan Tugu Equator Tumbang Olong. Karena seluruh tempat itu saling terhubung oleh satu jalan, dan untuk menghemat waktu maka ane akan bikin rutenya satu-satu.

#CatatanCakrawala - Monumen Tambun Bungai #Throwback #ExploreGunungMas

Monumen Tambun Bungai Monumen Tambun Bungai, merupakan satu dari benda cagar budaya bersejarah yang ada di Kabupaten Gunung Mas, sekaligus juga salah satu destinasi Wisata Budaya yang memiliki daya tarik tersendiri. Tambun Bungai, ini diambil dari nama dua orang tokoh legenda Suku Dayak, yakni Tambun dan Bungai. Legenda dan cerita rakyat Tambun Bungai sangat dikenal masyarakat setempat sebagai asal usul manusia di bumi Kalimantan Tengah. Tambun Bungai menjadi ikon Kalimantan Tengah, yakni Bumi Tambun Bungai, dan diambil sebagai nama jalan di beberapa kota di Kalimantan Tengah. Oke, sekarang kita akan mencoba melakukan perjalanan kembali ke "akar"

Tempat menarik yang kudu kamu kunjungin ketika di Palangka Raya (Chapter 6) : Taman Wisata Pesona Alam Lestari

Skip tentang Murung Raya... Karena pasti banyak yang kacar wkwk Taman Wisata Pesona Alam Lestari (sumber: Adit MCP) Admin akan paparkan satu lagi tempat Wisata yang baru-baru ini dibuka di Palangka Raya, namanya Taman Wisata Pesona Alam Lestari (PAL). Lokasinya berada di Kereng Bangkirai, sekitar 10 menit perjalanan melalui Jl. RTA Milono ke arah Banjarmasin. Taman Wisata ini terdiri atas Gazebo atau tempat bersantai, arena bermain, kemudian warung makan. Di kawasan Taman Wisata ini akan ada titian panjang yang mengarah ke sekitar rawa-rawa gambut yang berasal dari Sungai Sebangau. Air gambut dengan warna kemerahan ala coca cola menjadi ciri khas tersendiri. Tempat ini tidak kalah menarik dengan Danau Kereng Bangkirai yang letaknya tidak jauh dari Kawasan Tempat Wisata ini. Harga tiket masuknya juga cukup terjangkau hanya sekitar Rp. 5000-7000, untuk menyewa pondok/gazebo cukup merogoh kocek lagi sekitar Rp. 10.000 sepuasnya (tanpa dibatasi waktu). Tempat ini juga cocok un...

#CatatanCakrawala - Air Terjun Tosah, Desa Muara Jaan #ExploreMurungRaya

Air Terjun Tosah (3 Tingkat) Air Terjun Tosah merupakan satu dari beberapa Air Terjun yang telah terekspose di Kabupaten Murung Raya. Air Terjun 3 tingkat ini letaknya di Desa Muara Jaan, walaupun tidak persis di desanya. Seperti yang telah admin ceritakan sebelumnya, ini adalah air terjun yang bisa dikunjungi ketika kita hendak menuju Puruk Cahu, kalau melewati jalan darat dan tidak melewati pesawat atau kapal. Keunikan dari air terjun ini adalah pada saat musim kemarau air terjun ini akan kelihatan terbelah menjadi tiga aliran air (tingkat 1) dan 4-5 aliran di tingkat bawahnya (belah 3-nya mirip dengan Mandin Pantan di Riam Kanan Kalimantan Selatan). Airnya bahkan masih cukup jernih tidak terkontaminasi oleh zat-zat beracun atau warna-warna kekuningan ala sungai-sungai yang sering jadi sasaran tempat pendulangan emas seperti sebagian besar sungai di Kalimantan heuheu...

#CatatanCakrawala - Explore Tana Malai Tolung Lingu, the Land of Paradise #ExploreMurungRaya

Logo Kabupaten Murung Raya, di sebuah Bundaran (source:flickr.com) Tana Malai Tolung Lingu, merupakan julukan dari Kabupaten Murung Raya. Menurut seseorang yang admin temui saat trip kesana, istilahnya itu terbagi dua, yaitu Tana Malai yang berarti Tanah Surga, dan Tolung Lingu yaitu semacam benda yang apabila dimainkan akan membuat seseorang tidak bisa pulang, atau mungkin betah di tempat tersebut (mirip-mirip bulu perindu), jadi Tana Malai Tolung Lingu arti keseluruhannya yaitu Tanah Surga yang mungkin membuatmu kepengen balik ke sana lagi. Begitulah kira-kira hehe. Bagaimana admin bisa ngetrip sampai kesini, begini ceritanya: Ini sebenarnya bagian dari Challenge yang harus admin penuhi untuk melakukan perjalanan ekstrim menuju Kabupaten yang paling utara di Kalimantan Tengah ini, yang kaya dengan panorama alam dan budayanya. Tidak jauh berbeda dengan Kabupaten lain, hanya saja ini sudah paling pelosok dan mendekati Jantung Kalimantan seperti daerah Putussibau di Kalimantan ...

#CatatanCakrawala - Batu Suli dan Puruk Tamanggung Amai Rawang #ExploreGunungMas

Batu Suli dan Puruk Amai Rawang di belakangnya. Tampak Desa Upon Batu di sebelah kanan Bukit Masih di Kabupaten Gunung Mas, kali ini admin membahas tentang sebuah tempat yang bagi sebagian besar masyarakat Kalteng sudah tidak asing lagi, yaitu Batu Suli. Ini bukan nama Jalan di Kota Palangka Raya, juga bukan nama sebuah Hotel hehe... Namun Batu Suli merupakan sebuah tebing batu berbentuk lancip yang berada di tepian sungai Kahayan tepatnya di desa Upon Batu, Kecamatan Tewah. Kenapa disebut Batu Suli, dikarenakan di atas bukit tersebut terdapat semacam buah hutan yang bernama buah Suli, salah satu buah khas Kalimantan. Di belakang Batu Suli ini sendiri ada sebuah bukit yang cukup tinggi yang tebingnya juga menjorok ke arah sungai, namanya Puruk Tamanggung Amai Rawang atau lebih singkatnya sering disebut Puruk Amai Rawang, diambil dari kata Puruk yang artinya Puncak Gunung/Bukit, dan nama Amai Rawang sendiri diambil dari seorang Tamanggung (sekarang lebih disebut Damang/Kepal...

#CatatanCakrawala - Air Terjun Batu Mahasur dan Air Terjun Bawin Kameloh #ExploreGunungMas

nb. Berhubung kedua Air Terjun ini cukup berdekatan jadi disatuin aja postingannya :) Air Terjun Batu Mahasur Air Terjun Batu Mahasur dan Air Terjun Bawin Kameloh merupakan tempat wisata populer yang bisa dikatakan cukup dekat dengan pusat Kota Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, bahkan mungkin jika dari Palangka Raya, Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah, barangkali merupakan Air Terjun yang "PALING DEKAT", kenapa dibilang paling dekat, karena wilayah Palangka Raya sendiri bukan merupakan wilayah pegunungan dan jika ingin melihat air terjun mau tidak mau harus ke Provinsi sebelah (Air Terjun Bajuin di Kabupaten Tanah Laut), atau menuju Kuala Kurun sendiri. Namun seiring dengan dibukanya Poros Tengah yang menghubungkan Kuala Kurun dengan wilayah Barito (Murung Raya dan Barito Utara), akses menuju kedua tempat yang dikenal dengan Air Terjun yang ukurannya segede 'gaban' menjadi lebih mudah menjadi sekitar 8-9 jam, ketimbang melewati Buntok yang memakan waktu 12 ja...

#CatatanCakrawala - Perjalanan di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah #ExploreGunungMas

Kota Kuala Kurun (dari atas Tebing/Bukit Cinta) Kabupaten Gunung Mas, merupakan salah satu Kabupaten di Kalimantan Tengah yang cukup kaya akan wisata alam dan budaya, dengan semboyannya yakni Habangkalan Penyang Karuhei Tatau dan Ibukota Kabupatennya yaitu Kuala Kurun, berjarak sekitar 190-an km dari Pusat Kota Palangka Raya dengan waktu tempuh kurang lebih 4-5 jam (website:  http://www.gunungmaskab.go.id/  )

#CatatanCakrawala - The Beginning

Memulai artikel perjalanan Jelajah Cakrawala dengan kata 'the Beginning' Sebenarnya dimulai dari keinginan membuat sebuah blog bertemakan travelling, entah kenapa. Karena keinginan hati juga ingin mempromosikan tempat-tempat menarik khususnya di Kalimantan Tengah ini. Dengan melakukan travel-blogging harapannya itu bisa terwujud. Selain juga mencoba-coba ingin menggarap video tentang ini. Yah kalau memang terwujud... Kenapa namanya jadi Jelajah Cakrawala? Awalnya admin terinspirasi dari sebuah anime berjudul Log Horizon. Sebuah Anime bertemakan Sci-Fi mengisahkan tentang dunia game. Di dunia game kita bisa berpetualang, mengarungi dunia yang sebenarnya juga tidak nyata. Log Horizon ini sendiri merupakan nama guild. Dalam bahasa Indonesia sendiri artinya Catatan Cakrawala. Dan inilah Catatan Cakrawala saya, ketika saya mencoba menjelajahi bumi Kalimantan ini, bahkan mungkin Indonesia, atau ekspansi ke luar? Siapa yang tahu... Jelajah Cakrawala adalah bagian dari Catatan Cakrawal...

Tempat menarik yang kudu kamu kunjungin ketika di Palangka Raya (Chapter 5) : Danau Kereng Bangkirai

Danau Kereng Bangkirai (photo by: MCP) Kereng Bangkirai, dikenal dengan tempat Wisatanya seperti Danau Kereng Bangkirai dan Pesona Alam Lestari, serta Sirkuit balapnya yaitu Sirkuit Sabaru. Tidak jauh dari Palangka Raya, hanya sekitar 10 menit perjalanan melewati Jl. RTA Milono hingga 'mentok' sampai pinggir danaunya. Dikatakan danau ini dulunya pernah dijadikan tempat perlombaan Dayung, dan entah kenapa saat ini sudah tidak digunakan lagi.

Tempat menarik yang kudu kamu kunjungin ketika di Palangka Raya (Chapter 4) : Sungai Batu Sei Gohong

Sungai Batu Sei Gohong, atau kalau admin menyebutnya Sungai Bebatuan di Sei Gohong, merupakan salah satu spot Wisata di Kota Palangka Raya yang baru-baru ini dibuka.  Tempat ini hanya berjarak sekitar 35 km dari Pusat Kota Palangka Raya, tempat ini termasuk dari beberapa objek Wisata yang berada di desa Sei Gohong. Untuk Objek Wisata lain see: http://www.kelurahan-seigohong.com/2015/12/nature-and-tradisional-tourism-village.html  atau halaman facebook  http://www.facebook.com/Sei-Gohong-Village-Tourism-261861650586976/ Kenapa disebut sungai batu? Karena sungai ini didominasi oleh bebatuan ditambah lagi dengan airnya yang kemerahan pertanda tanah disekitar sungai ini sebagian besar adalah tanah gambut. Tempat ini cukup dekat dengan Telok Kaja dan Pulau Kaja yang merupakan tempat penangkaran Orang Utan yang berlokasi tidak jauh dari desa.

Tempat menarik yang kudu kamu kunjungin ketika di Palangka Raya (Chapter 3) : Danau Hanjalutung

Kali ini pada topik travelling admin akan memperkenalkan salah satu tempat bagus (buat mancing) karena di sana cukup banyak ikannya, terutama Ikan Baung, Jelawat dan Tauman. Salah satunya adalah Danau Hanjalutung di desa Petuk Katimpun sekitar 10 km dari pusat Kota Palangka Raya. Belakangan ini tempat itu sering dijadikan spot memancing dan juga rencananya akan dijadikan tempat wisata. Danau Hanjalutung, ditandai dengan tanda panah merah Danau Hanjalutung, juga merupakan salah satu oxbow lake (danau tapal kuda), yaitu danau yang dihasilkan dari sungai yang berkelok-kelok atau sungai meander yang melintasi daratan dan mengambil jalan pintas (terusan) sehingga meninggalkan potongan-potongan yang akhirnya membentuk danau tapal kuda. Danau dengan tipe serupa banyak ditemukan di DAS Kahayan, Barito, Katingan, dan Rungan.

Tempat menarik yang kudu kamu kunjungin ketika di Palangka Raya (Chapter 2) : Bukit Baranahu

Di chapter sebelumnya sudah membahas tentang Bukit Tangkiling, sekarang kita membahas tentang Bukit Baranahu. Aerial View. Puncak Baranahu di sebelah kiri, Tangkiling di sebelah kanan. Dua bukit lain diatasnya admin tidak tahu namanya wkwkwk (Sumber: kalaweitairpatrol.blogspot.com) Bukit ini masih tetanggaan sama Tangkiling, kalo diliat dari Jalan Lintas terlihat bersebelahan. Baranahu di sebelah kiri dan Tangkiling di sebelah kanan. Tingginya hanya berbeda 20 meter-an saja. Baranahu tingginya 178 mdpl, sedangkan Tangkiling tingginya 197 mdpl. Bisa dibilang tertinggi nomor dua setelah Tangkiling.

Tempat menarik yang kudu kamu kunjungin ketika di Palangka Raya (Chapter 1) : Bukit Tangkiling

Bukit Tangkiling (photo by MCP) Artikel ini buat kamu yang pertama kali (maybe) yang ingin berkunjung ke Palangka Raya, Ibukota dari Provinsi Kalimantan Tengah ini. Ada cukup banyak tempat menarik yang bisa kamu kunjungi, jika mau belum pernah ke sana. Mau itu wisata alam, wisata religi, wisata budaya, ataupun wisata kuliner. Pokoknya semuanya cukup menarik untuk dikunjungi tentu saja buat yang pertama kali datang ke Kota ini. Jadi yang pertama dibahas adalah wisata alam. Untuk wisata budaya, religi dan kuliner akan dibahas di chapter berikutnya hehe