Langsung ke konten utama

Postingan

#CatatanCakrawala - Sebuah Perjalanan Tak Terduga di Hulu Kabupaten Kapuas #Masuparia

Desa Masuparia Masupa Ria, adalah salah satu Desa yang berada di hulu Kapuas, tepatnya di hulu Sungai Mendaun anak Sungai Kapuas. Sekedar Informasi Desa terujung di Sungai Kapuas adalah Tumbang Bukoi, dan Desa yang berada di Muara Sungai Kapuas adalah Desa Batanjung. Keduanya berada di Kabupaten Kapuas, kabupaten yang wilayahnya memanjang dari hilir sampai ke hulu Kapuas. Tapi bukan Kapuas di Pontianak, tetapi di Kalimantan Tengah (biar ga typo hehe). Desa ini juga berada di daerah perbukitan yang merupakan jajaran Pegunungan Schwaner dan Muller, sehingga Masupa Ria juga termasuk dalam Jantung Kalimantan (Heart of Borneo). Di daerah ini juga terdapat areal pedulangan emas yang materialnya diambil dari kaki Gunung Puti/Masupa. Di tempat ini juga terdapat 3 Air Terjun dengan tinggi sekitar 100 meter.

#CatatanCakrawala - Panorama Pasir Putih, Air Terjun Bumbun dan Tugu Equator Tumbang Olong #ExploreMurungRaya

Bukit Pasir Putih, mungkin juga disebut Bukit Tengkorak, adalah salah satu bukit yang cukup tinggi di jalur HPH yang menghubungkan daerah Uut Murung dan Muara Bumban. Ketinggiannya hampir mencapai >200an mdpl, tidak jauh dari situ terdapat Air Terjun Bumbun berketinggian sekitar 80 meter dan Desa Tumbang Olong yang merupakan ibukota Kecamatan Uut Murung. Di sanalah terdapat Tugu Khatulistiwa karena letaknya tepat di atas garis Khatulistiwa, dengan kata lain tempat tersebut jika diambil garis lurus maka sejajar dengan Kota Pontianak di Kalimantan Barat.  Titik kulminasi yaitu saat Matahari berada di atas garis Khatulistiwa (sekitar tanggal  21-23 Maret dan 21-23 September), juga terjadi di Tugu Equator Tumbang Olong ini, walaupun mungkin berbeda jam dengan Tugu yang di Pontianak. Pada saat itu bayangan kita akan tidak terlihat selama beberapa detik, karena Matahari akan berada tepat di atas kepala kita. Jarak tempuh menuju Kecamatan Uut Murung ini cukup jauh, sekitar...

#CatatanCakrawala - Betang Konut, Panorama Perbukitan Tanah Siang, dan Riam Dirung Duhung di Saripoi #ExploreMurungRaya

... lanjutan dari part Liang Pandan Betang Konut, atau bisa disebut Rumah Panjang adalah salah satu Rumah Adat Dayak Siang, tepatnya di Desa Konut Kecamatan Tanah Siang Kabupaten Murung Raya. Desa Konut ini berada di ketinggian sekitar >100an mdpl, karena letaknya yang berada di atas perbukitan. Di daerah ini juga terdapat Balai Diklat yang disekitarnya kita dapat melihat panorama perbukitan dan Kota Puruk Cahu dari kejauhan. Jarak Desa Konut dari Puruk Cahu hanya sekitar 7 km. Riam Dirung Duhung, adalah salah satu Riam di Sungai Bumban, tepatnya di Saripoi, ibukota Kecamatan Tanah Siang. Jarak Saripoi dari Puruk Cahu sendiri juga sekitar 28 km. Perjalanan sekitar 30 menit melintasi jalan cor semen yang seringkali berbatu-batu dan satu jalur dengan jalan menuju desa Konut ini sendiri. Selain jalur Konut ini ada juga jalan alternatif lain menuju Saripoi, yakni melewati Olong Nango/Olung Siron atau Muara Bumban (Jalur Logging).

#CatatanCakrawala - Air Terjun Sanggarahan/Liang Pandan #ExploreMurungRaya

#Latepost. Ini adalah beberapa catatan kecil perjalanan admin di Murung Raya, ada beberapa tempat yang admin explore, diantaranya Air Terjun Tosah (udah diceritain di post sebelumnya klik di sini ), Air Terjun Sanggarahan atau sebutan lainnya Liang Pandan, Riam Dirung Duhung di Saripoi, Air Terjun Bumbun di Desa Laas, Bukit Pasir Putih dan Tugu Equator Tumbang Olong. Karena seluruh tempat itu saling terhubung oleh satu jalan, dan untuk menghemat waktu maka ane akan bikin rutenya satu-satu.

YOUTH ACT Campaign! First on BLOG, WE ARE ready to GO

Prologue Berkaca dari tahun lalu ketika Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Sumatera dan Kalimantan. Karhutla yang menghasilkan jutaan kubik partikel berukuran mini di udara yang menyebabkan berbagai macam penyakit pernafasan yang berujung kepada kematian, bahkan salah satu kota di Indonesia, yaitu Palangka Raya, sempat menjadi kota dengan tingkat pencemaran udara terparah di dunia Kepulan kabut asapnya malah sampai Singapura, Malaysia, bahkan hampir seluruh wilayah di Asia Tenggara!  ( source :  http://www.merdeka.com/dunia/palangkaraya-sementara-jadi-kota-berpolusi-udara-terparah-dunia.html ). Terparah di dunia, bukan keren sih sebenarnya, malah NGERI.

#CatatanCakrawala - Monumen Tambun Bungai #Throwback #ExploreGunungMas

Monumen Tambun Bungai Monumen Tambun Bungai, merupakan satu dari benda cagar budaya bersejarah yang ada di Kabupaten Gunung Mas, sekaligus juga salah satu destinasi Wisata Budaya yang memiliki daya tarik tersendiri. Tambun Bungai, ini diambil dari nama dua orang tokoh legenda Suku Dayak, yakni Tambun dan Bungai. Legenda dan cerita rakyat Tambun Bungai sangat dikenal masyarakat setempat sebagai asal usul manusia di bumi Kalimantan Tengah. Tambun Bungai menjadi ikon Kalimantan Tengah, yakni Bumi Tambun Bungai, dan diambil sebagai nama jalan di beberapa kota di Kalimantan Tengah. Oke, sekarang kita akan mencoba melakukan perjalanan kembali ke "akar"

Tempat menarik yang kudu kamu kunjungin ketika di Palangka Raya (Chapter 6) : Taman Wisata Pesona Alam Lestari

Skip tentang Murung Raya... Karena pasti banyak yang kacar wkwk Taman Wisata Pesona Alam Lestari (sumber: Adit MCP) Admin akan paparkan satu lagi tempat Wisata yang baru-baru ini dibuka di Palangka Raya, namanya Taman Wisata Pesona Alam Lestari (PAL). Lokasinya berada di Kereng Bangkirai, sekitar 10 menit perjalanan melalui Jl. RTA Milono ke arah Banjarmasin. Taman Wisata ini terdiri atas Gazebo atau tempat bersantai, arena bermain, kemudian warung makan. Di kawasan Taman Wisata ini akan ada titian panjang yang mengarah ke sekitar rawa-rawa gambut yang berasal dari Sungai Sebangau. Air gambut dengan warna kemerahan ala coca cola menjadi ciri khas tersendiri. Tempat ini tidak kalah menarik dengan Danau Kereng Bangkirai yang letaknya tidak jauh dari Kawasan Tempat Wisata ini. Harga tiket masuknya juga cukup terjangkau hanya sekitar Rp. 5000-7000, untuk menyewa pondok/gazebo cukup merogoh kocek lagi sekitar Rp. 10.000 sepuasnya (tanpa dibatasi waktu). Tempat ini juga cocok un...